Blog ClassPerkembangan zaman yang begitu pesat telah melahirkan hal-hal yang tak terpikirkan sebelumnya di hampir seluruh bidang, termasuk di bidang bisnis dan usaha. Dulu usaha dan bisnis digeluti dengan produk dan jasa yang nyata (tangible), tetapi sekarang bermunculan jenis bisnis dan usaha baru yang berbasis Internet yang notabene melibatkan produk dan jasa yang intangible. Salah satu yang menjanjikan dan menunjukkan prospek yang sangat cerah adalah bisnis online yang berbasis blog. Tidak heran jika banyak onliner yang ingin mempelajari dan menggeluti secara serius bisnis online yang berbasis blog ini. Kebanyakan mempelajarinya secara otodidak, tetapi tidak sedikit juga juga yang memutuskan untuk “berguru” agar bisa mendapatkan bekal dan pengetahuan yagn cukup untuk memulai bisnis ini secara meyakinkan. Memilih antara belajar otodidak atau belajar formal sering menimbulkan dilema bagi yang ingin memulai bisnis ini. Sebenarnya, baik otodidak maupun belajar formal keduanya memiliki kelebihan masing-masing dan tulisan ini mencoba melihat lebih jauh hal itu ditinjau dari segi modal/investasi, kedalaman ilmu, efisiensi waktu, dan jaminan sukses.

Modal/Investasi Belajar

Masih banyak yang menganggap bahwa bisnis online tidak butuh modal/investasi termasuk untuk mempelajarinya. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar sebab seperti bisnis offline, bisnis online juga butuh modal dan investasi. Jika metode belajar yang dipilih adalah otodidak waktu merupakan modal yang sangat penting. Anda akan membutuhkan alokasi waktu yang cukup banyak dan intens untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya, browsing sana-sini, bertanya di forum-forum, dan melakukan trial-and-error. Selain itu, Anda mungkin perlu membeli dua atau tiga buku tentang blog marketing, sehingga modal finansial yang diperlukan relatif sedikit. Yang tak kalah penting, kemampuan bahasa Inggris juga sangat diperlukan.

Berbeda dengan itu, dengan metode “berguru” atau belajar formal seperti mengikuti Sekolah Blog, Anda tidak perlu lagi mengalokasikan waktu yang intens untuk mencari informasi sendiri sebab materi yang Anda perlukan semuanya telah dikemas dalam kurikulum yang jelas dan terstruktur. Akan tetapi, modal finansial yang diperlukan lebih besar dibanding belajar otodidak. Dari segi modal/investasi, otodidak memang lebih unggul tetapi bagi yang memiliki pemahaman yang baik tentang dunia bisnis, bahwa investasi adalah mutlak untuk menjalankan sebuah bisnis, maka metode berguru ini akan lebih dipilih.

Kedalaman Ilmu

Berbicara masalah ilmu yang didapat dari belajar otodidak dan belajar formal, mungkin belajar otodidak memberikan lebih banyak peluang untuk mengeksplorasi kedalaman pengetahuan yagn ada di Internet, yang penting kita berada di jalur belajar yang tepat. Sementara itu, jika Anda hanya bergantung dengan apa yagn didapat dari belajar formal, maka pengetahuan yang didapat tidak akan beda jauh dengan yang ada di kurikulum kecuali jika Anda mengalokasikan waktu bereksplorasi lebih jauh di luar jam belajar formal. Dengan begitu, ilmu yang akan didapatkan bisa lebih banyak dibanding otodidak.

Efisiensi Waktu

Semakin hari waktu semakin berharga. Dengan materi yang jelas dan waktu pertemuan yang telah ditetapkan, tentunya belajar formal akan mengefisienkan waktu jauh lebih banyak dibanding jika Anda masih harus mencari apa yang harus dipelajari dan masih harus menentukan kapan mempelajarinya. Waktu yang Anda hemat dari belajar formal bisa dialokasikan untuk hal lain atau bahkan untuk mendukung apa yang telah Anda pelajari secara formal.

Jaminan Sukses

Metode belajar apapun yang dipilih, baik otodidak maupun belajar formal, tidak ada jaminan seratus persen untuk sukses karena sudah menjadi sebuah ketentuan bahwa semua bisnis memiliki risiko untuk gagal. Akan tetapi, jika Anda memilih belajar otodidak Anda perlu berhati-hati jangan sampai salah jalan sebab mencari info yang tepat sasaran di Internet ibarat mencari jarum di tumpukan jerami. Kesuksesan Anda dari belajar otodidak sangat tergantung pada bagaimana Anda pintar-pintar memilih kata-kunci pencarian dan memilah hasil pencarian. Sementara itu, belajar formal cenderung menjanjikan kesuksesan atau paling tidak menjamin Anda bisa menikmati hasil dari apa yang Anda investasikan untuk belajar. Terlepas dari semua itu, faktor diri sendiri (tekad kuat, motivasi, keuletan, ikhtiar, dll) tetap menjadi penentu utama kesuksesan.

Kesimpulan

Sebagai kesimpulan, jika Anda memiliki waktu yang banyak untuk dihabiskan di depan komputer dan ngeblog telah menjadi bagian dari keseharian Anda, serta Anda punya banya komunitas aktif, mungkin belajar otodidak lebih cocok. Jika waktu Anda terbatas tetapi punya keinginan dan keseriusan tinggi, serta ada dukungan finansial, maka belajar formal akan lebih baik. Apa yang diperoleh dari belajar formal belum tentu didapat dari belajar otodidak, dan semua yang didapat lewat otodidak bisa didapat di luar waktu belajar formal.