Berita terbaru yang dilansir CNN menyebutkan Pastor Terry Jones mengatakan jemaatnya telah memutuskan membatalkan pembakaran al-Quran yang rencananya akan dilakukan hari Sabtu bertepatan dengan peringatan Serangan 11 September 2001.

“Kami memastikan tidak akan membakar al-Quran” terang Pastor Terry Jones kepada NBC’s “Today” Sabtu, “Tidak sekarang, tidak selamanya.” Sedianya pembakaran itu akan dilaksanakan pukul 6 petang waktu setempat (12 September, pukul 6 pagi waktu Indonesia).

Terry Jones menjelaskan bahwa rencana pembakaran al-Quran itu tidak akan terjadi sekalipun Islamic Center sekalipun Islamic Center tetap dibangun di dekat Ground Zero.

Namun dia berharap masih bisa bertemu dengan Imam Kota New York, Feisal Abdul Rauf.

Terry Jones tiba New York Jumat malam (Sabtu pagi WIB) dan berupaya untuk menjadwalkan pertemuan dengan Imam Feisal Abdul Rauf yang mempelopori pembangunan Islamic Center di dekat Ground Zero. Pertemuan yang telah direncanakan itu telah membantu membujuk Jones untuk menghentikan rencana pembakaran al-Quran.

Pastor Jones mengatakan bahwa target yang ingin dicapai gerejanya dalam menggembor-gemborkan rencana pembakaran al-Quran ini adalah “untuk mengekspos kepada dunia bahwa ada elemen Islam yang sangat berbahaya dan sangat radikal.”

Kepada NBC dia mengatakan “we have definitely accomplished that mission” (Kami telah mencapai target tersebut).