Sekalipun tidak ada aturan khusus tentang frekuensi menulis postingan di blog tetapi mempertahankan jumlah dan interval postingan yang konstan akan memberikan efek tersendiri baik bagi kita sebagai blogger maupun bagi para pembaca. Jumlah dan interval postingan banyak tergantung pada Niche (bidang) yang kita gunakan. Misalnya, blog berita mungkin harus memposting sampai 50 kali sehari sedangkan blog teknologi atau kesehatan mungkin dimutakhirkan (baca diupdate :) ) dua kali sehari. Selain ditentukan oleh niche (bidang) blog, interval postingan juga tergantung pada berapa banyak waktu yang dicurahkan blogger utuk menulis. Ketika interval yang dianggap ideal telah ditemukan, kita harus berupaya untuk mempertahankannya.

Lalu untuk blog pribadi yang tidak fokus pada niche tertentu, berapa seharusnya jumlah postingan yang ideal? Seperti yang sudah disebutkan di atas ini sangat tergantung pada waktu yang kita alokasikan untuk menulis. Akan tetapi, ada faktor lain yang menurut saya perlu mendapatkan pertimbangan dalam menulis postingan di blog pribadi kita. Apakah itu? Mari kita simak :) !

Jika kita mengamati karakteristik sahabat-sahabat yang berkunjung ke blog kita, ada kecenderungan bahwa tulisan yang akan dibaca hanya tulisan teratas yang terakhir kali diposting (terlepas dari apakah tulisan sebelumnya sudah dibaca pada hari lain atau belum). Anggap kita memposting tulisan baru setiap hari. Ketika seorang sahabat blogger berkunjung 2 hari yang lalu dan baru sempat berkunjung lagi hari ini, maka tulisan kita yang kemarin kemungkinan besar tidak akan terbaca. Dan dari pengalaman terlihat bahwa kebanyakan blogger tidak melakukan blogwalking setiap hari. Berbeda ketika kita memposting dengan interval 1 hari (1 tulisan setiap 2 hari), tulisan-tulisan kita tetap berpeluang untuk terbaca oleh pengunjung yang tidak BW setiap hari (dengan asumsi setiap BW hanya membaca tulisan terakhir).

Dengan fakta ini maka tulisan-tulisan kita akan meningkat keterbacaannya dengan memperlebar jarak setiap postingan. Akan tetapi timbul pertanyaan baru lagi, seberapa lebar jarak yang ideal itu? Yang saya maksudkan dengan memperlebar jarak disini adalah tidak memposting setiap hari. Bisa setiap 2 hari, 3 hari, dst. Tetapi yang paling ideal menurut saya (dan sudah diterapkan saat ini) adalah setiap 2 hari 1 postingan pada waktu yang (kurang lebih) sama untuk setiap tulisan. Selama interval tanpa menulis tersebut Anda bisa memanfaatkannya untuk mencari ide postingan baru yang bermutu, BW rutin, BW ke blog-blog baru yang kemungkinan akan melakukan kunjungan balik, dan melakukan promosi blog.

Akan tetapi, jika ada berita penting yang terkait dengan blog kita (misalnya award, atau blog bermasalah) tentu tidak jadi masalah untuk menuliskannya dengan melanggar interval yang telah Anda tentukan. Tulisan ini hanya merupakan pendapat pribadi yang tidak diklaim kebenarannya, bagaimana dengan sahabat-sahabat sekalian? Berapa jarak setiap postingan yang ideal menurut Anda?